Cara Flash Android Paling Mudah Diikuti Newbie

Flash atau lebih umum disebut flashing merupakan sebuah metode yang dilakukan untuk menginstal ulang ponsel yang dimiliki. Tidak hanya pada Android, ponsel non-android pun juga dapat di-flashing jika memang terjebak dalam kondisi yang membutuhkan tindakan tersebut. Namun, banyak orang awam salah menganggap flashing dan reset adalah dua hal yang sama. Pada artikel kali ini, gadgetreview.id akan menyajikan tutorial cara flash android smartphone yang sekiranya paling mudah dan bisa diikuti walaupun kamu masih pemula dalam dunia oprek smartphone android. Buat kamu yang lagi cari smartphone yang sesuai budget, gunakan link cari hp ini.

Perbedaan Flashing Dan Reset

Reset adalah mengembalikan pengaturan ponsel ke pengaturan pabrik sehingga kondisi software ponsel benar-benar kembali pada awal pembelian, namun tidak dapat memperbaiki jika software yang tertanam terlanjur mengalami kerusakan. Berbeda dengan flashing yang merupakan tahap lanjutan karena memperbarui atau memperbaiki total software sehingga dapat membereskan yang tidak terselesaikan oleh metode reset.

Kondisi Yang Membutuhkan Tindakan Flashing

Kondisi Yang Membutuhkan Tindakan Flashing (Bootlop)
Kondisi Yang Membutuhkan Tindakan Flashing (Bootlop)

Ada beberapa kondisi yang membuat seseorang mau tidak mau harus melakukan flashing pada ponsel Android yang dimiliki, terutama yang tidak terselesaikan dengan metode reset. Beberapa kondisi tersebut di antaranya :

  1. Bootloop
    Pengertian dari bootloop adalah kondisi ponsel menyala namun stuck pada logo vendor yang memproduksi ponsel tersebut dan tidak mau masuk ke dalam halaman utama. Biasanya hal ini terjadi oleh beberapa sebab, yakni instalasi pembaruan sistem yang gagal, terdapat aplikasi tidak kompatibel, memori internal dan RAM terlalu penuh, dan penyebab lain.
  2. Kegagalan Modifikasi
    Android tergolong sistem operasi yang dapat dengan leluasa diotak-atik atau dilakukan modifikasi. Namun sebelumnya harus melakukan proses rooting terlebih dahulu. Sayangnya, jika salah satu saja langkah dalam proses modifikasi, ponsel beresiko mati total akibat penolakan software baru atau dengan kata lain mengalami kegagalan. Namun ponsel masih dapat tertolong dengan flashing.
  3. Ponsel Atau Sim Card Terkunci
    Ada situasi di mana ponsel terkunci total dan pemilik tidak dapat membukanya sama sekali karena lupa sandi atau seseorang jahil telah mencoba membuka pola kunci selama tiga kali yang membuat ponsel terblokir atau membeli ponsel second namun posisi salah satu kartu sim di-lock oleh pemilik lamanya dan membutuhkan flashing.
  4. Salah Satu Fitur Tidak Berfungsi Dengan Baik
    Sebab lain yang tidak dapat teratasi oleh reset adalah jika fitur dalam ponsel bermasalah, seperti aplikasi sering force close sendiri atau tidak mau berjalan sama sekali. Umumnya masalah ini terjadi pada fitur kamera. Bukan karena hardware mengalami kerusakan, tetapi driver kamera memang bermasalah dan perlu dilakukan instal ulang.
  5. Upgrade Atau Downgrade Sistem
    Beberapa ponsel Android memiliki fitur OTA atau pembaruan sistem otomatis asli dari vendor. Namun jika produsen ponsel yang dimiliki tidak menyediakan fitur tersebut dan hanya mengupdate sistem operasi terbaru yang harus didownload sendiri, maka menginstalnya ke ponsel memerlukan flashing, begitu pula jika ingin mengembalikan atau menurunkan versi sistem operasi.

Melakukan Flashing Sendiri

Biasanya, pemilik Android akan langsung membawa ponsel mereka ke tukang servis jika masalah tidak dapat teratasi dengan melakukan reset. Tetapi sebenarnya, banyak cara flash Android yang mudah untuk dipraktekkan sendiri dan dapat dipelajari secara otodidak. Flashing sendiri dapat dilakukan dengan dua cara, yakni dengan bantuan desktop ataupun tanpa menggunakannya.

Cara Flash Android Tanpa Dekstop PC

Cara Flash Android Tanpa Dekstop PC
Cara Flash Android Tanpa Dekstop PC

Dahulu, flashing hanya dapat dilakukan dengan bantuan komputer atau laptop yang tentu membingungkan jika tidak memiliki keduanya. Namun seiring dengan perkembangan zaman, permasalahan tersebut teratasi dengan ditemukannya metode flashing tanpa bantuan desktop yang lebih praktis. Sayangnya, flashing tanpa PC hanya akan berhasil jika ponsel masih dalam keadaan berfungsi normal.

Tujuan utama dari flashing Android tanpa menggunakan desktop biasanya hanya melakukan upgrade atau downgrade sistem operasi dan memperbaiki beberapa fitur yang driver-nya bermasalah. Namun jika ponsel terlanjur bootlop maka mau tidak mau harus flashing dengan PC. Berikut adalah cara flash Android tanpa PC yang mudah dilakukan untuk para newbie :

  1. Siapkan firmware yang kompatibel dengan ponsel yang digunakan. Pastikan firmware tersebut tersimpan pada kartu memori karena jika pada memori ponsel, maka dalam tahap pertama flashing dipastikan firmware tersebut ikut terhapus dan tidak dapat diinstal sehingga beresiko membuat ponsel mengalami bootlop.
  2. Masuk ke recovery mode. Caranya dengan mematikan lebih dahulu ponsel lalu menyalakan dengan menekan tombol power + volume up / down secara bersamaan. Cara masuk recovery mode mayoritas vendor sama, tetapi dapat dipastikan sendiri dengan membaca buku manual ponsel.
  3. Selanjutnya, pilih opsi apply update from external dengan menekan tombol volume ke atas atau ke bawah sebagai navigasi dan tombol power untuk mengeksekusi pilihan. Selanjutnya proses flashing akan dimulai. Cukup tunggu dengan sabar. Biasanya berlangsung antara 15 – 30 menit. Setelah proses rampung, pilih opsi reboot.
  4. Jika berhasil, ponsel akan menyala secara normal dan semua fitur dapat berfungsi dengan lancar.

Prosentase kesuksesan metode flashing tanpa PC mencapai 90% dan hampir selalu berhasil jika mengikuti tutorial dengan benar dari awal sampai akhir. Namun jika ternyata flashing yang dilakukan gagal, dapat beresiko ponsel yang semula baik-baik saja menjadi bootlop dan harus diinstal ulang dengan menggunakan PC.

Cara Flash Android Mudah Dengan PC

Cara Flash Android Mudah Dengan PC
Cara Flash Android Mudah Dengan PC

Flashing dengan desktop memang tetap menjadi opsi terbaik, terutama jika ponsel sudah dalam keadaan bootlop. Namun sebaiknya menggunakan komputer atau laptop pribadi atau meminjam milik keluarga maupun teman dan jangan menggunakan komputer warnet karena rawan virus. Berikut adalah cara flash Android paling mudah dengan desktop :

  1. Pertama-tama siapkan bahan-bahan flashing, yakni : firmware / room yang kompatibel, driver sesuai merek dan tipe ponsel, dan software flashing. Perlu diingat bahwa seluruhnya harus cocok dengan ponsel atau flashing akan gagal total. Software flashing juga berbeda-beda tergantung merek ponsel, namun cara pengoperasiannya sama.
  2. Siapkan kabel data original ponsel dan baterai minimal harus berdaya 70%. Matikan ponsel, kemudian hubungkan dengan desktop yang akan digunakan. Jangan dinyalakan. Selanjutnya, instal lebih dulu semua bahan yang telah dipersiapkan tadi pada desktop. Berikutnya, jalankan software flashing. Setelah selesai, aktifkan ponsel hanya dengan menekan volume up.
  3. Software flashing akan secara otomatis mendeteksi ponsel dan proses instalasi pun dimulai. Tunggu hingga proses tersebut selesai dan jangan menyentuh ponsel sama sekali selama proses berlangsung karena jika kabel USB sampai longgar dan sambungan terputus, harus mengulang proses dari awal, bahkan mungkin ponsel akan menolak upaya flashing lain.
  4. Jika berhasil, ponsel akan reboot secara otomatis dan berfungsi normal seperti sedia kala.

Perlu diingat bahwa kedua metode flashing baik dengan maupun tanpa PC tetap akan menghilangkan data-data yang tersimpan di memori internal ponsel. Sebab itu, sebaiknya selalu biasanya memiliki backup data pada cloud drive seperti Google Drive maupun yang disediakan khusus oleh vendor ponsel terkait.

  • Ratings12345

Tinggalkan komentar

preloader